Pelajari 3 Alasan Ide Bisnis Kita Ditolak Pasar

Liauw Oswin merupakan Venture Capitalist dari Cyber Agent Ventures. Oswin melihat poly blog pada Jepang yang membahas mengenai startup & memiliki konten rupawan lalu menterjemahkannya pada bahasa Indonesia ke blognya pada kamumu.Wordpress.Com. Konten artikel ini diambil blog Susumu Fujita, CEO Cyber Agent yang di usia belia memiliki jam kerja 100 jam per minggu.

Seringkah engkau merasa jikalau ide kamu sudah sangat cantik, dipuji orang poly, akan tetapi waktu masuk ke pasar, tidak terdapat seseorang-pun/sedikit orang yg hanya menggunakan service kamu? Ada beberapa alasan kenapa hal itu mampu terjadi :

1. Tidak terdapat orang yang pernah mengungkapkan hal yang sejujurnya.

Orang-orang yg mengatakan hal yang sejujurnya itu sangatlah terbatas, contohnya investor yang BETUL-BETUL investasi ke service tersebut, orang yang MEMAKAI/ MEMBELI service tersebut, dan keluarga kita. Jadi, investor yg nir investasi ke kita dan bilang bila service kita bagus, atau orang biasa yang hanya bilank ?Iya, nanti gua beli?, pikir-pikir lagi deh.

Hal ini sebenarnya sangat simple. Mana bisa sih kita bilang ke orang yang menceritakan ide-nya sangat berapi-barah, lalu kita bilang ?Pandangan baru lo tidak baik banget!? ? Itu akan menyakiti perasaannya. Kita jua nir ingin dibenci sang sahabat kita sendiri.

Dua. Kita mudah sekali terbutakan.

Kita pasti sayang anak kita sendiri, atau hewan peliharaan kita. Ketika kita upload ke social media, orang lain masa komen hal-hal yg tidak baik? Walaupun mereka merasa anak/hewan peliharaan kita tidak lucu, niscaya mereka bakalan pencet tombol like, atau komen hal-hal yg mengagumkan-indah. Hal ini sama juga saat kita memikirkan ide kita menurut nol, itu misalnya bayi kita & sering kita terbutakan karena model-model seperti hal diatas.

P.S: Makanya banyak kan yang bilang service mereka itu seperti bayi mereka sendiri.

3. Seringkali kita hanya melihat liputan/data yang membenarkan hipotesis kita.

Banyak orang yang ingin bilang bahwa [Saya ingin percaya bahwa ide/hipotesis saya benar!]. Maka sering banget jika kita menemukan berita/data yang mendukung hipotesis kita, kita pribadi bilang ?Tuh kan bener!!?. Dan kita nir mau melihat kabar/data lainnya.

Demikian alasan-alasan diatas yg umumnya menciptakan kita merasa ilham kita sangatlah cantik, tetapi waktu kita mencoba memasukkannya ke pasar, service itu tidak cocok/nir mampu masuk pada pasar. Semoga dengan membaca artikel ini, kita nir terbutakan omongan-omongan cantik berdasarkan sahabat kita atau terbutakan karena kita merasa inspirasi ini merupakan misalnya bayi kita. Kita wajib bisa melihat semuanya secara objektif, terutama melihat berdasarkan sudut pandang user secara general.

Sumber :

Blog Ameblo Susumu Fujita

Blog Liauw Oswin

About Unknown

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...